Beda lidah anjing dengan manusia

Printer-friendly versionSend by emailPDF version

Lidah merupakan indera perasa pada manusia, anjing juga mempunyai lidah yang bisa merasakan rasa makanan seperti lidah manusia, tetapi yang dirasakan oleh lidah manusia berbeda dengan apa yang dirasakan lidah anjing. Hal ini disebabkan perbedaan jenis dan jumlah kuncup perasa yang ada di lidah.

Kuncup perasa merupakan reseptor yang bertugas merubah bahan kimia yang tertangkap menjadi impuls saraf yang kemudian dikirm ke otak. Ada beberapa jenis kuncup perasa sesuai dengan tugasnya masing-masing untuk merasakan rasa dasar yang berbeda seperti manis, asam, asin, pahit dan gurih (umami).

beda lidah anjing dan manusia dalam menilai makanan

Jumlah kuncup perasa pada lidah manusia lima kali lebih banyak daripada yang terdapat pada lidah anjing, oleh karena itu manusia jauh lebih sensitif lidahnya dari pada anjing. Bila dibandingkan dengan manusia, anjing lebih tidak peduli terhadap rasa makanan, karena memang lidahnya tidak terlalu sensitif. Anjing cenderung hanya merasakan rasa dasar (asam,asin, pahit, dll)  bukan rasa ayam, ikan atau rasa lainnya. Anjing cenderung menyukai makanan yang bersifat sedikit asam atau asin.

Kurang tepat bila menilai enak atau tidaknya makanan anjing dengan lidah manusia, karena anjing menilai enak atau tidaknya makanan dengan cara yang berbeda dengan manusia. Anjing lebih menyukai makanan dengan aroma dan kadar lemak (nutrisi) tertentu.